Rencana Pemindahan Ibukota Negara Indonesia

on Selasa, 03 Agustus 2010

Ibukota Negara Indonesia
Pemindahan ibukota negara mendapat tanggapan positif dari anggota Komisi II DPR RI, untuk mencari kota lain menjadi ibukota negara. Palangkaraya Kalimantan menjadi daerah yang diusulkan menggantikan jakarta sebagai Ibukota RI.
"Jakarta sudah tidak layak lagi menjadi ibu kota. Kota bisnis dan kota pemerintahan tidak dapat dipadukan di Jakarta," kata anggota Komisi II DPR RI, Arif Wibowodi gedung DPR RI Jakarta. Pada hari jum'at (30/7) kemarin.
Kendati pemindahan itu masih sebatas wacana, namun menurut beberapa anggota komisi II DPR menganggap ide itu merupakan hal yang ideal, mengingat Jakarta dinilai sudah tidak kondusif untuk dijadikan Ibukota negara.
Hal senada pun dikemukakan Ganjar Pranowo yang menyatakan, Palangkaraya di Kalimantan adalah daerah aman gempa karena tidak masuk ring of fire dan tidak ada gunung berapi di sana. " karena letaknya yang dekat dengan perbatasan pun bagus dari sisi pertahanan, karena daerah perbatasan akan menjadi lebih diperhatikan," jelas Ganjar.
 Ibukota Negara Indonesia
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPR Marzuki Alie telah berniat untuk terus mendorong ide pemindahan ibu kota. "Ini memang domain pemerintah, tapi DPR akan tetap mendorong (realisasinya). Lebih baik ibu kota pindah ke Kalimantan Tengah," ujar Marzuki usai Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang IV DPR.
Palangkaraya memiliki kisah menarik tersendiri. Kota ini pernah digagas oleh Bung Karno sebagai calon ibu kota negara Republik Indonesia. Sejarah yang kemudian mencatat bahwa Jakarta-lah yang kemudian ditetapkan secara resmi sebagai ibu kota negara, berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1964, setelah sebelumnya didahului Penetapan Presiden Nomor 6 Tahun 1959.
"Bung Karno punya ide untuk membangun ibu kota negara baru, yang bebas dari peninggalan kolonial Belanda.Kebetulan, ketika itu tahun 1957, masyarakat Kalteng yang menginginkan terbentuknya provinsi membutuhkan sebuah ibu kota.Kesempatan itu menjadi kesempatan bagi Bung Karno untuk merencanakan suatu ibu kota negara yang bebas dari sisa-sisa pengaruh kolonial.Pemancangan tiang pendirian Kota Palangkaraya dilakukan tahun 1957. Jadi, ide untuk menggagas Palangkaraya sebagai ibu kota negara tercetus sekitar waktu itu.
Ranking: 5

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

 
© 2010 | Template by Kabar Berita Powered by Blogger